NOW ON AIR NOW ON AIR

"The Man from the Sea", Drama-Fantasi Berlatar Tsunami


Jakarta ( 09/11 ), Layar lebar yang berlatar cerita bencana tsunami sudah banyak diproduksi. Namun, film Laut ( The Man from the Sea), hasil kolaborasi Jepang dan Indonesia, menjanjikan cerita yang berbeda.  Karya sutradara Koji Fukada ini bermain dalam genre drama-fantasi.

 

"Cerita ini fiksi, fantasi," katanya Koji dalam jumpa pers film tersebut di CGV Cinemas, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

 

Hal itu tercermin dari alur kisahnya yang menceritakan tentang seorang pria misterius (Dean Fujioka) yang ditemukan terdampar di pesisir pantai sekitar Banda Aceh. Ia kemudian diberi nama Laut oleh orang-orang yang menemukannya.

 

Laut kemudian melakukan berbagai keajaiban hingga berujung pada sebuah insiden yang kemudian membuat orang-orang curiga padanya

 

Koji mengatakan, ide cerita yang ia garap berawal dari kunjungannya ke Banda Aceh pada 2011 lalu dalam rangka simposium bertema Joint Disaster Recovery. Jepang dan Aceh ketika itu sama-sama pernah dihantam tsunami.

 

"Pada saat itu saya cukup mendapatkan culture shock karena mengetahui bagaimana fasilitas-fasilitas menghadapi musibah bencana alam di sana beda dengan Jepang," ujarnya.

 

Cara pandangnya terhadap alam pun berubah drastis. Ia menyadari bahwa alam yang begitu indah di satu sisi punya kekuatan menghancurkan dan memusnahkan manusia.

 

Berangkat dari situ, sutradara pemenang Cannes Film Festival itu mulai membangun sebuah kisah drama-fantasi tentang laut dan pria bernama Laut.

 

"Kunjunganku ke Aceh mengubah pandanganku tentang nilai-nilai. Kota itu berada antara ketertiban dan kekacauan. Saya penasaran apa yang bakal terjadi jika anak muda Indonesia dan Jepang terhubung di situ. Fantasi ini adalah motivasi film ini," kata Koji.

 

"Jepang dan Indonesia berbagi satu laut. Pada kenyataannya seluruh dunia dihubungkan oleh satu laut. Saya ingin menggambarkan fakta itu lewat karakter misterius bernama laut," sambungnya.

 

Selain bintang-bintang dari Jepang, Koji menggandeng aktor Adipati Dolken dan pemain film Siti bernama Sekar Sari hadir dalam Laut (The Man from the Sea).

 

"Adipati, Sekar dan beberapa pemain Indonesia lain adalah pemain-pemain unggul. Tak bsa dinilai mana yang lebih unggul pemain Indonesia atau Jepang. Tapi aktor Indonesia langsung bisa akrab dengan artis-artis jepang, itu sangat membahagiakan saya," ujar Koji.

 

Proses pengambilan gambar film Laut (The Man from the Sea) sudah dilakukan pada Agustus 2017 lalu dan masih dalam tahap editing.

 

Rencananya, film kerja sama antara Kaninga Pictures dan Nikkatsu ini tayang perdana di Jepang pada awal tahun depan. Sementara, di Indonesia ditargetkan tayang pertengahan 2018.

 

Sumber : Kompas.com/mrs



CONNECT WITH US