NOW ON AIR NOW ON AIR

Grab Disebut Bakal Tawarkan Opsi Sewa Sepeda di Asia Tenggara


Motion (23/1) Seorang warga di Singapura memergoki seseorang yang sedang mengangkut sejumlah sepeda berlabel Grab. Sepeda itu diduga sebagai bagian dari Grab Cycle, layanan berbagi sepeda.

Selain logo Grab Cycle, foto sepeda itu juga menunjukkan tulisan  oBike, startup asal Singapura yang populer dengan layanan peminjaman sepeda. Temuan ini menjadi pertanda bagi Grab untuk menjajal jenis bisnis baru seperti dilaporkan oleh Techcrunch.

Ini bukan langkah mengejutkan lantaran Grab adalah salah satu perusahaan yang ikut menyuntikkan dana seri B di oBike sebesar US$45 juta pada Agustus 2017. Pendanaan ke oBike itu juga diikuti dengan penetapan rencana GrabPay sebagai alat pembayaran.


"Dua perusahaan teknologi ini juga bekerja sama dalam inisiatif bersama untuk meningkatkan infrastruktur transportasi berbasis permintaan di Singapura. Detailnya akan dibuka untuk umum dalam beberapa pekan ke depan," tulis oBike dalam pernyataan resminya.

Selain di Singapura, oBike beroperasi di 30 kota di Asia Tenggara. Dalam perjalanannya, oBike berkompetisi dengan penyedia layanan serupa seperti Ofo dan Mobike. 

Ofo yang berasal dari China adalah startup yang didukung oleh Didi Chuxing, salah satu raksasa teknologi  dari China. Didi juga tercatat sebagai salah satu investor Grab.

Mengutip Techcrunch, Grab masih bungkam soal kemungkinan munculnya layanan sepeda Grab Cycle itu. Namun mereka memastikan bahwa sistem pembayaran oBike akan terintegrasi dengan GrabPay.

Tambahan layanan sepeda ini akan memperkuat lini bisnis Grab. Berawal dari layanan antar-jemput taksi dan GrabCar berbasis aplikasi, jenis layanan Grab terus bertambah, mulai dari antar-jemput sepeda motor, pengantaran barang, hingga pembayaran elektronik mandiri.

Sumber: cnnindonesia/AA



CONNECT WITH US